Strategi Psikologi Pendidikan dalam Mengatasi Tekanan Akademik Mahasiswa Baru
Main Article Content
Abstract
Artikel ini membahas strategi mengurangi tekanan akademik pada mahasiswa melalui pendekatan psikologi pendidikan. Tekanan akademik merupakan salah satu permasalahan yang sering di alami mahasiswa dalam proses pendidikan tinggi. Tingginya tuntutan akademik, banyaknya tugas, persaingan nilai, serta tekanan sosial dapat mempengaruhi kondisi psikologis mahasiswa dan berdampak pada menurunnya motivasi belajar, kesehatan mental, serta prestasi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi psikologi pendidikan dalam mengatasi tekanan akademik mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian pustaka dengan menganalisis berbagai jurnal, buku, dan sumber ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukan bahwa strategi seperti manajemen waktu, dukungan sosial, pengelolaan emosi, serta lingkungan belajar yang suportif efektif dalam membantu mahasiswa mengurangi tekanan akademik. Dengan demikian, pendekatan psikologi pendidikan dapat menjadi solusi untuk membantu mahasiswa menghadapi tekanan akademik secara adaptif dan positif sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan psikologis dan keberhasilan akademik mahasiwa.
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
How to Cite
References
Bedewy, D., & Gabriel, A. (2015). Examining perceptions of academic stress and its sources among university students: The Perception of Academic Stress Scale. Health Psychology Open, 2(2). https://doi.org/10.1177/2055102915596714
Deci, E. ., & Ryan, R. M. (2000a). Motivazione intrinseca e autodeterminazione nel comportamento umano. NY: Ple
Bedewy, D., & Gabriel, A. (2015). Examining perceptions of academic stress and its sources among university students: The Perception of Academic Stress Scale. Health Psychology Open, 2(2). https://doi.org/10.1177/2055102915596714
Deci, E. ., & Ryan, R. M. (2000a). Motivazione intrinseca e autodeterminazione nel comportamento umano. NY: Plenum, 55(1), 68–78.
Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2000b). The “what” and “why” of goal pursuits: Human needs and the self-determination of behavior. Psychological Inquiry, 11(4), 227–268. https://doi.org/10.1207/S15327965PLI1104_01
Martin, C. (2014). What is stress? Current Biology, 24(10). https://doi.org/10.1016/j.cub.2014.04.050
Mutolib, A., Adiyansah, N., & Purnomo, N. A. S. (2026). Pengaruh Beban Akademik dan Dukungan Sosial terhadap Kecemasan Akademik melalui Coping stress sebagai Variabel Mediasi pada Mahasiswa di Kota Tasikmalaya. 6(01), 643–656.
Sholihah, N. H., Saragih, S., & Prasetyo, Y. (2023). Stres Akademik pada Mahasiswa : Apakah Peranan Problem Focused Coping? JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia, 1(02), 328–336. https://doi.org/10.30996/jiwa.v1i2.9917
Soetjiningsih, rumbrar d. (2022). Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha. Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha, 13(3).
Sugiyono. (2022). Identifikasi Perilaku Bidang Pengembangan Moral Anak Kelompok B Di Tk It Al-Dhaifullah Desa Betung Kecamatan Abab Kabupaten …. Alfabeta,Bandung, 27–44. https://repository.unsri.ac.id/106058/